{"id":8294,"date":"2026-10-08T22:38:20","date_gmt":"2026-10-08T22:38:20","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.doaj.org\/?p=8294"},"modified":"2026-10-08T22:38:20","modified_gmt":"2026-10-08T22:38:20","slug":"mari-pakai-pre-assessment-checklist-terbaru-kami-undangan-bagi-jurnal-jurnal-di-meksiko-dan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/2026\/10\/08\/mari-pakai-pre-assessment-checklist-terbaru-kami-undangan-bagi-jurnal-jurnal-di-meksiko-dan-indonesia\/","title":{"rendered":"Mari Pakai Pre-Assessment Checklist Terbaru Kami: Undangan bagi Jurnal-Jurnal di Meksiko dan Indonesia"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">DOAJ mengundang semua jurnal dari <strong>Meksiko<\/strong> dan <strong>Indonesia<\/strong> yang belum terindeks di DOAJ untuk menggunakan <em>pre-assessment checklist<\/em> yang baru. <em>Pre-assessment checklist<\/em> ini bukanlah pengganti dari proses permohonan atau peninjauan DOAJ, melainkan sebuah instrumen praktis yang dirancang untuk membantu komunitas kami dalam memahami praktik penerbitan yang baik, menilai tingkat kesiapan mereka, serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan sebelum mengajukan permohonan. <em>Checklist<\/em> ini tersedia juga dalam bahasa <a href=\"https:\/\/forms.gle\/TjtPt7HGJQwtX9RV9\">Inggris<\/a> dan <a href=\"https:\/\/forms.gle\/Bu15Y2phtXiiZHLx8\">Spanyol<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 2025, kami menerima hampir 9.000 permohonan jurnal. Meskipun banyak jurnal berupaya memenuhi standar transparansi dan praktik <em>editorial terbaik<\/em> yang diakui, sebagian besar belum memiliki kelengkapan informasi maupun praktik yang memadai untuk memenuhi kriteria kami sebelum mengajukan permohonan. Kami menolak sekitar 75% dari total permohonan yang diterima, dan jurnal-jurnal yang ditolak umumnya harus menunggu hingga enam bulan sebelum dapat mengajukan permohonan kembali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami menyadari bahwa sebetulnya berbagai kendala yang teridentifikasi selama proses peninjauan dapat diatasi sebelum pengajuan jika jurnal-jurnal tersebut memperoleh panduan dan dukungan yang memadai. Memberikan kesempatan kepada pengelola jurnal untuk meninjau kesiapan mereka secara mandiri dapat membantu mengidentifikasi area perbaikan dalam praktik penerbitan serta memperkuat borang permohonan mereka. Selain itu, langkah ini juga selaras dengan <a href=\"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/2026\/01\/20\/introducing-doajs-2026-2028-strategy-built-with-our-community-for-our-community\/\">strategi 2026\u20132028<\/a> kami dalam memperluas cakupan DOAJ serta mendukung inklusi jurnal <em>open access<\/em> yang berkualitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengacu pada proyek terdahulu bersama <a href=\"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/2025\/09\/22\/doaj-and-cnpiec-collaborate-to-support-open-access-journals-in-china\/\">Cina<\/a>, DOAJ meluncurkan inisiatif baru berupa <em>pre-assessment checklist<\/em> untuk membantu jurnal memahami praktik penerbitan yang baik, mengevaluasi kesiapan pengajuan, serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Sebelum mengembangkan sistem yang lebih komprehensif untuk penggunaan di masa mendatang, kami memutuskan untuk mengundang jurnal-jurnal dari Meksiko dan Indonesia terlebih dahulu sebagai tahap awal, guna mengumpulkan masukan dan menentukan langkah selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>Mengapa Meksiko dan Indonesia dipilih<\/strong>?<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meksiko dan Indonesia dipilih sebagai dua negara pertama karena menunjukkan peningkatan jumlah permohonan yang signifikan serta tingkat penolakan yang sedikit lebih tinggi daripada rata-rata global. Selain itu, kami memiliki kemitraan lokal yang kuat di kawasan tersebut. Melalui proyek terfokus ini, kami dapat menghimpun <em>umpan balik<\/em> yang berharga, menyempurnakan <em>checklist<\/em>, serta membangun instrumen yang lebih efektif bagi seluruh komunitas.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Isi<\/strong> <strong><em>Checklist<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Pre-assessment checklist<\/em> ini didasarkan pada persyaratan dasar yang diuraikan dalam <a href=\"https:\/\/doaj.org\/apply\/guide\/\">Panduan Pengajuan<\/a> kami. Instrumen ini mencakup enam bagian utama:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Identitas jurnal (5 butir)<\/li>\n\n\n\n<li>Pernyataan Open access (11 butir)<\/li>\n\n\n\n<li>Laman web jurnal (3 butir)<\/li>\n\n\n\n<li>Telaah sejawat (2 butir)<\/li>\n\n\n\n<li>Integritas jurnal (7 butir)<\/li>\n\n\n\n<li>Informasi editorial (2 butir)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap butir dinilai berdasarkan tingkat pemenuhan persyaratan oleh jurnal. Jurnal yang memperoleh nilai penuh (30 poin) dinilai siap untuk melanjutkan ke tahap <a href=\"https:\/\/doaj.org\/en\/apply\/\">permohonan resmi DOAJ<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada bagian akhir <em>checklist<\/em>, disediakan pula kolom terbuka bagi pengelola jurnal untuk menyampaikan masukan atau ulasan terkait instrumen tersebut. Sebagai organisasi yang digerakkan oleh komunitas, masukan Anda sangat penting bagi pengembangan kerja kami. Informasi yang terkumpul dari <em>checklist<\/em> ini akan kami manfaatkan untuk memandu pengembangan perangkat tersebut secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>Di Mana Anda Dapat Menemukan<\/strong> <strong><em>Checklist<\/em><\/strong> <strong>Ini<\/strong>?\u00a0<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami telah menyediakan <em>checklist<\/em> dalam versi bahasa Spanyol dan Inggris bagi jurnal-jurnal di <strong><a href=\"https:\/\/forms.gle\/Bu15Y2phtXiiZHLx8\">Meksiko<\/a><\/strong> dan <strong><a href=\"https:\/\/forms.gle\/TjtPt7HGJQwtX9RV9\">Indonesia<\/a><\/strong>. Kami mengundang seluruh jurnal di kedua negara tersebut yang belum terindeks di DOAJ untuk meninjau jurnal serta situs web mereka menggunakan <em>checklist<\/em> ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengelola jurnal dapat memanfaatkan hasil peninjauan tersebut untuk mengidentifikasi kendala dan melakukan perbaikan yang diperlukan. Langkah preventif ini dapat menghindarkan jurnal dari sanksi penangguhan pengajuan akibat permasalahan yang seharusnya dapat diidentifikasi dan diselesaikan sejak dini.<\/p>\n\n\n<style>.wp-block-kadence-advancedbtn.kb-btns8294_aa1f85-70{gap:var(--global-kb-gap-xs, 0.5rem );justify-content:center;align-items:flex-start;}.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-button{font-weight:normal;font-style:normal;}.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0{margin-right:5px;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0 .kt-button{color:#555555;border-color:#555555;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:hover, .wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:focus{color:#ffffff;border-color:#444444;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0 .kt-button::before{display:none;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:hover, .wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_aa1f85-70 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:focus{background:#444444;}<\/style>\n<div class=\"wp-block-kadence-advancedbtn kb-buttons-wrap kb-btns8294_aa1f85-70\"><style>ul.menu .wp-block-kadence-advancedbtn .kb-btn8294_5dfca1-2f.kb-button{width:initial;}<\/style><a class=\"kb-button kt-button button kb-btn8294_5dfca1-2f kt-btn-size-standard kt-btn-width-type-auto kb-btn-global-fill kt-btn-has-text-true kt-btn-has-svg-false wp-block-kadence-singlebtn\" href=\"https:\/\/forms.gle\/Bu15Y2phtXiiZHLx8\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"kt-btn-inner-text\">Versi Bahasa Spanyol<\/span><\/a><\/div>\n\n\n<style>.wp-block-kadence-advancedbtn.kb-btns8294_5d30e7-55{gap:var(--global-kb-gap-xs, 0.5rem );justify-content:center;align-items:center;}.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-button{font-weight:normal;font-style:normal;}.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0{margin-right:5px;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0 .kt-button{color:#555555;border-color:#555555;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:hover, .wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:focus{color:#ffffff;border-color:#444444;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0 .kt-button::before{display:none;}.wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:hover, .wp-block-kadence-advancedbtn.kt-btns8294_5d30e7-55 .kt-btn-wrap-0 .kt-button:focus{background:#444444;}<\/style>\n<div class=\"wp-block-kadence-advancedbtn kb-buttons-wrap kb-btns8294_5d30e7-55\"><style>ul.menu .wp-block-kadence-advancedbtn .kb-btn8294_45349b-65.kb-button{width:initial;}<\/style><a class=\"kb-button kt-button button kb-btn8294_45349b-65 kt-btn-size-standard kt-btn-width-type-auto kb-btn-global-fill kt-btn-has-text-true kt-btn-has-svg-false wp-block-kadence-singlebtn\" href=\"https:\/\/forms.gle\/TjtPt7HGJQwtX9RV9\"><span class=\"kt-btn-inner-text\">Versi Bahasa Inggris<\/span><\/a><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<style>.kb-image8294_c15d25-3d .kb-image-has-overlay:after{opacity:0.3;}<\/style>\n<figure class=\"wp-block-kadence-image kb-image8294_c15d25-3d size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"237\" src=\"https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5-1024x237.png\" alt=\"\" class=\"kb-img wp-image-7930\" srcset=\"https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5-1024x237.png 1024w, https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5-300x69.png 300w, https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5-768x178.png 768w, https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5-1536x355.png 1536w, https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5-18x4.png 18w, https:\/\/blog.doaj.org\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Context-Box_-Blog-Posts_Footer-5.png 1881w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DOAJ mengundang semua jurnal dari Meksiko dan Indonesia yang belum terindeks di DOAJ untuk menggunakan pre-assessment checklist yang baru. Pre-assessment checklist ini bukanlah pengganti dari proses permohonan atau peninjauan DOAJ, melainkan sebuah instrumen praktis yang dirancang untuk membantu komunitas kami dalam memahami praktik penerbitan yang baik, menilai tingkat kesiapan mereka, serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu&#8230;<\/p>","protected":false},"author":378,"featured_media":5602,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_s2mail":"yes","_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[617,618,621],"tags":[76,1319,1260,335],"class_list":["post-8294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-new-feature","category-news-update","category-projects","tag-applications","tag-checklist","tag-indonesia","tag-mexico"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/378"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8294"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8296,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8294\/revisions\/8296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.doaj.org\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}